Archive for February, 2008

Malem Ini Bete Lagi … Bete Lagi …

Friday, February 29th, 2008

Malem ini nggak tau kenapa gw merasa bete banget!!! Sumpah, beneran bete banget!!! Yaa … mungkin ini efek dari akhir bulan dan belum diterimanya gaji bulan ini. Emang sey, biasanya gaji gw ditransfer pada awal bulan alias tanggal 1 tiap bulannya. Tapi biasanya lagi, kalo tanggal 1 itu jatuh pada hari libur, semua gaji pasti akan ditransfer sehari sebelumnya.

Sekarang gw hanya bisa  berharap bahwa besok, hari Sabtu, gw bisa melihat penambahan jumlah rupiah di rekening gw. Amin!!! Bukan apa-apa, tagihan bulanan gw udah mulai menanti untuk segera dibayar. Tadi aja pas gw lagi siaran, si bapak tukang mie rebus udah mulai berhitung jumlah tagihan makan mie gw. Terus tadi pagi gw udah diminta untuk segera menyelesaikan sisa pembayaran handphone yang tertunda kemaren.

Duh, pasti loe berpikir gw ini kok banyak banget utangnya yaa??? Nggak … nggak separah yang loe kira kalee!!! Gw masih bisa mengontrol diri gw untuk berhutang sama orang laen. Malu kalee, ganteng ganteng kok punya utang?! Kalo urusan mie rebus mah jumlah gw masih termasuk yang terkecil di antara temen-temen gw. Rp 24.000 dibanding Rp 150.000 jauh banget khan??? Tapi kok si bapak mie rebus udah nagih sey???

Kembali lagi ke permasalahan utama malem ini, dimana gw lagi merasa bete banget. Sebenernya ada beberapa alasan mengapa gw bete malem ini. Alasan pertama adalah lagi-lagi dalam seminggu ini Mr. KembangGoyang minta tukeran jadwal dengan alasan yang nggak masuk akal dan sepertinya cenderung bohong. Gw sey sebenenya nggak terlalu bermasalah kalo emang dia minta tukeran jadwal, tapi yang diambil untuk tukeran adalah jadwal libur gw.

Tadinya sey berdasarkan rencana hari ini yang udah terdaftar di agenda, gw mengharuskan diri gw untuk segera menyelesaikan beberapa skrip kejar tayang. Emang hari Jumat adalah hari wajib untuk gw menyelesaikan semua kerjaan gw biar awal pekan nanti gw nggak uring-uringan. Secara nggak ada yang bisa diandelin lagi selain diri gw sendiri.

Berhubung gw termasuk orang yang nggak bisa nolak permintaan orang, terutama temen sendiri, jadilah gw menerima tawaran tukeran jadwal meski nantinya gw harus kerja keras menyelesaikan kerjaan gw di hari libur.

Sebenernya untuk kali ini gw kembali lagi meragu atas permintaan dan alasan yang dilontarkan oleh Mr. KembangGoyang. Kenapa??? Karena gw kapok aja begitu tau ternyata dia bohongin gw minggu kemaren. Alesannya sey ini-itu dan blablablabla, eeh nggak taunya dia membongkar sendiri kebohongannya hari Selasa kemaren. Namun karena gw ingin menjadi orang yang fleksibel walau kadang harus mengorbankan kepentingan pribadi, gw terima juga permintaannya.

Alasan berikutnya mengapa gw bete malam ini pastinya karena gw nggak sempet melakukan ritual sebelum siaran: tidur nyenyak dalam waktu satu jam. Emang nggak akan pernah puas sey kalo tidur hanya selama satu jam aja, tapi begitulah ritual yang biasa gw lakukan sebelum siaran.

Nah, yang membuat gw nggak sempet tidur pastinya karena pergeseran jam siaran gw yang tadinya jam 10 malem tapi mulai Kamis kemaren start jam 9 malem. Biasanya jam 9 itu gw baru aja bangun tidur, tapi sekarang nggak bisa lagi karena gw harus udah on air. Mulai dari sekarang gw harus berusaha mengatur waktu dan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.

Kondisi siaran gw malem ini pun juga turut menambah tingkat kebetean gw malem ini. Mungkin karena terpacu untuk menampilkan sesuatu yang beda, sempurna dan layak dengar meski tanpa persiapan matang, akhirnya yang terjadi malah gw nggak bisa mencapai itu semua dan berakhir pada rasa bete yang memuncak di dalam diri gw.

Siaran gw meski nggak ada yang beda dengan yang lalu-lalu, tetep berjalan lancar sesuai S.O.P. yang berlaku, rencana siar yang tertera dan rundown yang tercetak. Sedikit ribet aja mengatur iklan yang menumpuk di jam 9. Mungkin ini cuma masalah kebiasaan aja yang harus dibiasakan nantinya.

Tapi di balik kenyamanan siaran gw itu ternyata tersimpan bibit-bibit penyebab kebetean laennya. Pertama, analis sekaligus call operator FP amat sangat nggak responsif dan telat memberi informasi saat gw bermain dengan kuisnya. Maklum, saat ini keberadaan kita udah terpisahkan oleh jarak.dan waktu. Kita hanya mengandalkan teknologi PTT yang terdapat di masing-masing ruangan dan akan selalu terhubung pada headset penyiar.

Ternyata hal ini nggak berhenti sampe di situ aja!!! Sekitar satu jam kemudian hal yang sama kembali terjadi, namun kali ini nggak berkaitan dengan kuis. Salah seorang Voice Director yang belum pernah menyentuh peralatan baru itu rupanya sedang diarahkan oleh anak buahnya dalam penggunaan PTT.

Yang terjadi malah suara-suara aneh yang bisa langsung terdengar di headset yang gw pake justru amat sangat menggangu jalannya siaran gw. Terserah deh niat mereka apa, tapi yang jelas hal ini amat sangat mengganggu gw.

Sontak begitu mendengar suara-suara yang muncul beberapa kali di headset, gw langsung naik pitam dan memuncak amarah gw. Fine, kalo niatnya mau becanda tapi jangan dilakukan pada saat gw lagi on air dong. Jelas-jelas siaran gw nggak butuh di-direct oleh mereka jadi nggak perlu ngomong di PTT kalo nggak ada keperluannya!!! Pokoknya kalo ini terjadi lagi, liatin aja besok-besok akan ada laporan mengenai ini!!!

Selanjutnya yang bikin gw bete malem ini adalah gw harus duduk manis di bangku ini selama 7 jam, sendiri dan hanya bisa dengerin apa yang diucapin temen gw yang siaran karena gw saat ini lagi megang operator (yang seharusnya dipegang oleh Mr. KembangGoyang).

Udah ikutan bete gara-gara baca postingan blog gw ini???

Kado & Gagal Nonton

Thursday, February 28th, 2008

Sore ini, jam 15.00, gw ditelpon oleh salah seorang pendengar setia gw yang bernama Ika. Dia meminta gw untuk segera datang ke radio karena dia ingin memberikan sesuatu untuk gw. Emang sey, minggu kemaren dia udah berencana untuk datang ke radio tepat di hari ulang tahun gw. Namun ada beberapa hal yang menyebabkan dia nggak bisa dateng sesuai janjinya minggu lalu.

Sekitar jam 15.35 gw baru tiba di radio. Gw lihat Ika datang bersama salah seorang temen deketnya yang bernama Uchi. Seperti biasa, Ika amat sangat enggan untuk segera masuk ke lobby radio dan lebih memilih untuk nongkrong di area parkir. Alesannya sey karena dia malu sama orang-orang yang ada di dalam lobby.

Kedatangan Ika dan Uchi ternyata hanya ingin memberikan kado ulang tahun yang telat untuk gw. Uchi memberikan gw satu kotak kue tart yang saat gw buka ternyata udah mulai meleleh. Sementara Ika memberikan gw satu buah cardigan putih yang langsung dicoba gw atas permintaannya.

Jujur aja, gw seneng banget kalo diberi kado, termasuk yang baru aja gw terima tadi. Tapi kalo mau jujur lagi neh, gw nggak pernah mengharapkan kado karena takutnya disangka gw yang maksa-maksa. Mungkin ini anugrah yang nggak harus gw tolak. Untuk Ika dan Uchi, gw mengucapkan banyak terima kasih untuk kado yang diberikan.

Selepas kepergian Uchi dan Ika, rencana berikutnya untuk sore ini adalah segera menyambangi bioskop terdekat untuk nonton film "Ayat Ayat Cinta" bersama Miss Dada. Sebenernya gw emang nggak ada rencana apalagi niatan untuk nonton film ini di hari pertama pemutarannya. Kenapa, karena prediksi gw film ini akan bakalan jadi seperti film AADC tahun 2002 silam yang padat penonton.

Bioskop tujuan pertama kita adalah Detos 21. Namun bukannya kebahagiaan yang kita raih tapi kekecewaan mendalam yang kita dapat karena tiket udah soldout. Tanpa pikir panjang dan berdiam diri, akhirnya kita memutuskan untuk segera menyambangi Platinum Screen yang berada di MargoCity Square. Dan lagi-lagi hanyalah kehampaan dan kekecewaan yang kita renggut sore ini.

Hari Ini Di Ruang Meeting

Wednesday, February 27th, 2008

Rabu, 27 Februari 2008

Hari Rabu ini kembali lagi bu Boss mengharapkan seluruh anak buahnya untuk segera menghadiri meeting mingguan di kantor. Emang sey, agak terasa aneh karena udah beberapa minggu ini meeting mingguan yang biasanya dilaksanakan setiap hari Kamis, belakamgan ini selalu diadakan setiap hari Rabu.

Mungkin ini hanya special requested by bu Boss, atau mungkin emang hari Kamis udah nggak layak lagi digunakan sebagai hari berhimpun bersama di kantor?! Yaa … gw sendiri nggak tau pasti deh, tapi yang belakangan ini terjadi emang seperti itu. Nggak masalah juga gitu buat gw, mau ganti hari kek, mau tetep harinya kek, yang penting meeting mingguan tetep ada dan berjalan lancar!!!

Kembali lagi ke masalah meeting!!! Meeting siang ini ada banyak sekali yang dibahas oleh bu Boss. Mulai dari rencana dan strategi baru sampe keinginan dan harapan serta target nyata yang harus kita capai bersama.

Muka-muka serius sekaligus pemasaran tampak di antara kita yang hadir pada meeting siang tadi. Terdapat beberapa perdebatan mengenai suatu rencana baru, namun semuanya dapat ditangani secara profesional dan secara musyawarah dan mufakat untuk mencapai kesepakatan bersama.

Bu Boss juga siang ini menantang gw untuk bisa menghadirkan acara on air yang fresh dan menghibur sekaligus informatif. Ini dikarenakan acara yang gw pegang saat ini mendapatkan perpanjangan waktu. Semula acara gw hanya berdurasi 120 menit on air, namun mulai besok diperpanjang hingga 180 menit. Lumayan panjang!!!

Jadi, mulai hari ini gw harus memikirkan dan mencari ide kreatif apa yang layak untuk segera mengisi perpanjangan waktu di acara gw itu. Konsepnya sey sebenernya udah ada dari dahulu kala, tapi gw masih ragu apakah konsep ini bisa diterapkan di acara gw. Lebih jauh, gw mengharapkan bukan cuma gw aja yang dibikin pusing untuk menghadirkan banyak hal yang baru di acara gw, tapi juga gw mengharapkan rekan siaran gw juga ikut serta memikirkannya.

Di meeting siang tadi ternyata utang tulisan gw masih ditunggu untuk segera diselesaikan. 12 tulisan emang udah selesai gw kerjakan dan kumpulkan. Beberapa di antaranya udah tampak dicoret-coret karena dianggap terlalu panjang dan emang harus direvisi.

Beruntungnya, untuk deadline yang banyak ini gw nggak diharuskan membuat untuk 30 episode seperti yang direncanakan sebelumnya, namun hanya sekitar 24 episode aja. Berarti utang tulisan gw tinggal tersisa untuk 12 episode ke depan. Harus kerja keras!!!

Topik Malam Ini: Berapa Banyak Kamu Berkirim SMS Dalam Sehari???

Tuesday, February 26th, 2008

Welcome back to the page of mine!!! Bener nggak sey English gw itu??? Maklum, gw udah lama banget nggak speak-speak English gitu deh!!! Jadi rada-rada pikun kalo harus ngomong pake English. Tapi jangan salah, gw nggak bego-bego amat sama urusan English. Kenapa??? Gw udah ngantongin 3 sertifikat dari LBPP LIA lho!!! Sombong!!!

Oke, lupakan masalah English gw yang belakangan ini mulai berantakan nggak jelas gitu!!! Dan yang jelas, di postingan blog kali ini gw pengen mengumbar tentang hasil yang diperoleh dari SMS yang masuk di nomer radio ketika tadi gw siaran. Ini bukan masalah pilih ini-itu, ato harus menebak lagu di acara kuis. Ini bener-bener topik di acara gw!!!

Topik malam ini berkisar tentang kebiasaan kita dalam kehidupan pribadi kita. Terinspirasi dari kerajingannya temen gw terhadap berkirim SMS, jadi gw mengangkat hobinya itu menjadi topik malam ini. Topiknya adalah:

"Berapa banyak sey dalam sehari kamu berkirim SMS???

Terus isinya tentang apa sey???"

Berdasarkan hasil penelusuran tim kecil yang terdiri dari Firman Fauzan dan Didi Bachmid selaku penyiar malam ini, gw telah berhasil memilih dan memilah SMS yang layak ditampilkan di postingan blog kali ini. Sebagian dari SMS tersebut telah terbaca.

  1. "Dalam sehari paling ngak 3 kali itu juga kalo nggak penting-pentin amat. Kalo penting gw lebih baek nelpon." (Octri - Bintaro)

  2. "Kalo aku sey tergantung situasi dan kondisi. Dulu waktu masih punya cowok, dalam satu hari bisa sampe 50-an gitu kadang bisa lebih. Tapi semenjak jomblo, paling bales SMS dari temen yang suka curhat aja dan minta saran gitu, secara mereka lebih suka curhat sama aku!!!" (Sulis - di kamar)

  3. "Buat gw, dalam sehari harus minimal 70 kali SMS. Semua intinya nggak penting. Kalo nggak SMS-an gw bisa mati, ngomongin tentang curhat gw dari siang sampe malem!!!" (Shasha - Somewhere)

  4. "Gw paling banyak itu pernah sampe 50 kali SMS. Apalagi waktu lagi PDKT sama cewek, wah bisa lebih dari 50!!! Tapi biasanya gw sekarang paling kurang dari 20 SMS. Pokoknya, tergantung ada yang sms gw ato nggak!!!" (Aldie - SMAN1T)

  5. "Gw tergantung dari temen-temen gw aja, kalo ada 5 orang kirim 7 kali SMS dan gw bales berarti minimal 35 SMS per hari. SMS tentang curhatan gitu deh!!!" (Adoy - Depok)

  6. "Gw sehari bisa sampe 100 lebih SMS ke cowok gw maupun ke temen-temen gw. Biasanya berisi pertanyaan lagi apa ato yang sok-sok perhatian dan seseuan getoo. Abis gatel tangan gw kalo sehari aja nggak SMS-an sama orang laen!!!" (Devy - di kamar)

  7. "Biasanya dalam sehari masimal gw kirim SMS sebanyak 70 kali. Tapi gw dulu pernah juga dapet kiriman pulsa nyasar 100 ribu. Gw SMS-an sampe 120 kali dalam sehari, tangan gw sampe pegel banget rasanya. Biasanya sey SMS itu isinya ngomongin tentang shopping, DVD terbaru, tas, sepatu terbaru dan banyak hal laen deh, pokoknya asyik!!!" (Icha - Bintaro)

  8. "Kalo gw kirim SMS itu sehari bisa sampe 40 kali amlah bisa lebih. Hari ini aja udah 42 kali!!! Yaa isinya itu soal bisnis, kadang SMS-an sama pacarlah cinta-cintaan gitu!!!" (Taufiq - Bogor)

  9. "Gw biasanya dalam sehari SMS paling banyak sampe 100. Isi SMS-nya kalo nggak sayang-sayangan sama seseorang, paling-paling SMS-an nggak jelas, basa-basi, tanya pacar atau kalo ada fans gw sms. Kadang-kadang gw ladenin. Tapi kalo lagi males, gw chattingan pake aplikasi Mixit aja. Murah bo!!! Tarifnya Rp 100/jam tergantung provider lho!!!" (Ari - Bekasi)

  10. "Gw SMS-an sehari nggak pernah kurang dari 200 SMS. Itu juga cuma ke satu orang temen deket gw, belom ke cowok gw. Biasanya berisi tentang khayalan gw." (Echi -Sawangan)

Gw rada wonder aja begitu tau bahwa kebiasaan SMS dengan kelipatan lebih dari 10 ternyata udah menjadi kebiasaan yang nggak bisa dilepaskan dari dunia anak muda saat ini. Mungkin kebiasaan ini telah mengalahkan kebiasaan membaca. Tapi bagaimanapun juga handphone dan SMS udah menjadi satu kesatuan tren bahkan kebutuhan yang nggak bisa dilepaskan dari hidup manusia saat ini.

Bagimana dengan kamu???

Hari Ini Ada Yang Baru Di Kantor

Monday, February 25th, 2008

Hari Ini Ada Yang Baru Di Kantor!!! Apaan Yaaa ???

Kurindukan …

Monday, February 25th, 2008

Senin, 25 Februari 2008

Nggak tau kenapa udah beberapa hari ini gw lagi merasakan kerinduan terhadap banyak hal di keluarga gw. Bener-bener rindu!!! Mungkin loe akan bertanya: bagaimana bisa gw merindukan banyak hal dari keluarga gw sementara tiap hari gw dan keluarga pasti bertemu??? Kenapa bisa???

Gw sendiri pun sampai detik terakhir mengetik huruf di postingan blog ini belum menentukan apa alasan yang jelas mengapa gw merindukannya. Bisa jadi ini hanya kerinduan gw terhadap beberapa kegiatan yang dulu rutin dijalani oleh keluarga gw.

Yaa … gw merindukan semua hal yang pernah gw kerjakan sebagai rutinitas bersama keluarga gw di masa lalu. Dan saat ini, rasanya amat sangat sulit untuk mewujudkan rutinitas itu lagi di dalam hidup gw. Alasan utama saat ini bisa jadi adalah karena gw terlalu sibuk dengan diri gw sendiri dan pekerjaan gw sehingga meninggalkan itu semua.

Ada banyak hal yang gw rindukan dari keluarga gw. Pastinya loe mau tau dong apa aja yang membuat gw rindu serindu-rindunya:

Sholat Magrib Berjamaah & Kultum

Ini adalah rutinitas yang dahulu selalu dikerjakan bersama-sama dan saat ini gw amat sangat merindukan rutinitas ini kembali lagi. Kalo udah waktu Magrib tiba, tanpa disuruh lagi gw udah langsung mempersiapkan diri dan juga menggelar perlengkapan sholat untuk segera menunaikan sholat Magrib berjamaah.

Komposisi sholat berjamaah kita adalah: bokap sebagai imam, Aa Muji – Gw – Aa Pei (alm) di barisan shaf cowok, nyokap – mbak Sri di barisan shaf cewek. Andelan gw saat sholat berjamaah pasti selalu mengenakan sarung cokelat peninggalan waktu sunat plus sajadah biru.

Seperti biasa, selepas sholat Magrib bokap gw pasti akan memberikan kultum alias kuliah tujuh menit yang berisi tentang ajaran-ajaran agama Islam dan diselingi dengan pengalaman hidupnya. Tujuannya adalah sebagai bekal untuk anak-anaknya kelak dalam kehidupan ini. Kebiasaan gw dan abang gw kalo bokap lagi ceramah, pasti kita suka tidur-tiduran atau pura-pura ngantuk plus bilang buru-buru karena lagi banyak PR.

Kumpul Bareng & Makan Nasi Kuning Saat Ulang Tahun

Dalam keluarga gw nggak ada tradisi merayakan ulang tahun dengan kue tart atau pesta pora yang menghabiskan banyak uang. Yang ada dan menjadi tradisi di keluarga gw adalah syukuran dan makan nasi kuning saat ulang tahun.

Jujur aja, saat-saat seperti inilah yang paling gw tunggu. Kenapa??? Karena gw bisa dengan puasnya menikmati masakan istimewa buatan nyokap gw yang rasanya nggak ada duanya. Nasi kuning, telor dadar, ayam goreng, sambel ulek, plus sayuran mentah pasti akan selalu hadir di setiap syukuran ulang tahun di keluarga gw.

Tapi sayang, belakangan tradisi ini agaknya sedikit dilupakan. Bukan kenapa-kenapa, alasan utama adalah kesehatan nyokap yang belakangan mulai terganggu dan nggak bisa berlama-lama untuk mempersiapkan masakan di dapur. Tapi itu nggak menjadi alasan untuk mensyukuri nikmat panjang umur yang diberikan Allah.

Tanggal 20 Februari kemaren, tepatnya ketika gw ulang tahun, gw bisa mengobati kerinduan ini terhadap keluarga gw dan bisa menikmati lagi nasi kuning khas keluarga gw di acara syukuran ulang tahun gw.

Berantem Sama Abang Gw

Mungkin terdengar aneh, tapi gw emang kangen banget untuk bisa berantem lagi sama abang gw. Sayang, dia udah nggak bisa lagi gw ajak berantem karena dia udah nggak ada. Yang ada sekarang hanyalah kenangan masa lalu.

Berantem disini bukan berarti gw dan abang gw (alm) saling tonjok-tonjokan sampe bengep. Bukan!!! Gw juga males kale kalo harus berantem sampe kaya gitu. Dulu, gw emang selalu terlibat adu mulut, sewot-sewotan sampe mengacak-acak sama abang gw (alm). Alesannya sey sederhana: abang gw (alm) itu sering banget pake koleksi baju-baju gw tanpa bilang terlebih dahulu. Bukan cuma itu, dia juga sering banget berantakin barang-barang yang udah gw beresin.

Seiring dengan waktu berjalan, gw menyadari bahwa emang nggak ada gunanya kalo gw dan dia keseringan berantem atau adu mulut. Kasihan bokap-nyokap dengerin keributan kita berdua. Lagian juga kita berdua khan harus jadi pria dewasa. Tapi sekarang itu semua nggak akan pernah terulang karena abang gw ini udah meninggal.

Bikin Bolu Kukus Bareng Nyokap

Waaahh … ini kegiatan yang emang bikin gw kangen banget dan pengen banget untuk segera melakukannya: bikin bolu kukus bareng nyokap. Nyokap gw emang spesialis pembuat bolu kukus di kompleks rumah gw. Bahkan tetangga gw yang jauh lebih jago bikin kue aneh-aneh sekalipun nyerah dan nggak bisa bikin bolu kukus.

Mungkin karena dulu gw sering melihat bagaimana proses pembuatan bolu kukus mulai dari penyiapan, pencampuran hingga pengukusan, jadinya gw pun ketularan bisanya. Jadi, istilah buah jatuh nggak jauh dari pohonnya, ada benernya juga. Gw bisa bikin bolu kukus sama dengan apa yang gw lihat dan pelajari dari nyokap gw.

Sekarang, gw kangen banget untuk bisa segera membuat bolu kukus lagi versi gw. Pengennya sey, nanti selama proses pembuatan gw ditemani nyokap biar jadi lebih mahir. Tapi kapan yaa gw bisa melakukannya??? Secara waktu untuk diri sendiri aja udah menipis.

Membersihkan Seluruh Isi Rumah Bersama Bokap

Bokap gw itu termasuk orang yang perfectionist dalam beberapa hal. Dia nggak pengen ada sesuatu yang nggak enak dipandang mata muncul dan merusak mood. Bahkan untuk urusan kebersihan dan keindahan lingkungan pun dia akan dengan rela maju paling depan untuk segera membersihkannya.

Dulu waktu gw kecil, bokap selalu aja punya alesan kuat untuk menyegerakan anak-anaknya membantu dia membersihkan seluruh penjuru rumah. Alesan yang paling sering digunakannya adalah: “Nanti pak Menteri mau dateng ke Depok dan akan memeriksa kebersihan lingkungan RT kita”.

Meski kadang agak males-malesan karena harus berjibaku dengan kotor, tapi akhirnya gw laksanain juga. Bagian luar rumah selalu menjadi perhatian bokap. Dia nggak mau lihat ada semak belukar dan juga lumut yang menghiasi dinding saluran air alias got. Selain itu kita harus selalu mengecek keberadaan sampah daun yang mengendap di atas genteng. Letak posisi furniture juga kadang diperbolehkan berganti untuk merefresh suasana rumah.

Kapan gw bisa membantu bokap membersihkan rumah lagi???

Karaoke: Adu Jelek Suara

Akhir tahun 2007 lalu gw sengaja membeli dvd hifi baru dengan harapan agar gw dan keluarga, terutama nyokap, bisa membangkitkan lagi semangat juang kita di pentas karoke suara jelek. Suara jelek??? Ya iyalah, kita khan bukan penyanyi!!!

Yuuuppp, karaoke!!! Ini adalah kebiasaan kita kalo lagi iseng dan nggak tau apa yang mesti dilakukan. Nyalain TV, putar keping VCD karaoke, colokin mikropon dan mulai memilih lagu. Orang pertama yang play VCD karoke berarti dia yang akan mendapat giliran lebih banyak ketimbang yang laen.

Andelan gw dan nyokap plus mbak Sri kalo udah ngumpul rebutan mik adalah segera nyanyiin lagu favorit kita masing-masing. Kalo gw lebih suka nyanyiin lagu-lagu dari VCD karaoke Westlife, Madonna, atau Richard Marx. Sementara nyokap tetep dengan lagu-lagu dangdut kenangan dari VCD karaoke Rana Rani atau Kristina. Kalo mbak Sri lebih memilih VCD Anang-Krisdayanti atau Nicky Astria sebagai lagu andelannya di atas pentas suara jelek.

Udah lama banget kita nggak adu mulut di depan mikropon dan mempertunjukan keindahan suara aneh kita masing-masing. Seinget gw, terakhir kita karaoke-an bareng waktu sebelum kakak gw itu married tahun 2004.

Yang jadi pertanyaan sekarang: kapan gw bisa melakukan banyak hal yang gw rindukan untuk hadir kembali di keluarga gw??? Masih tersisakah waktu untuk mewujudkan semua sementara gw terlalu sibuk dengan dunia gw??? Gw kangen …

12345

Saturday, February 23rd, 2008

12345

OB Alias Office Boy

Thursday, February 21st, 2008

Nggak tau kenapa udah belakangan ini gw pengen banget nulis tentang OB alias Office Boy dikantor gw. Sebenernya nggak ada yang spesial dari dia, karena emang dia nggak sespesial orang laen yang ada di kantor ini. Sebenernya juga nggak perlu-perlu amat dia diomongin di sini, nanti malah dia yang jadi lebih ngetop dari gw lagee?!

OB di kantor gw itu namanya Saidi. Tapi menurut perintah bu Boss, biar keren dia harus membiasakan diri dipanggil dengan nama Adi. Well, mungkin sedikit berlebihan aja gitu, seorang OB harus diatur penyebutan namanya. Saidi menjadi Adi, emang nggak jauh tapi jauh lebih enak dilafal ketimbang Saidi.

Sekedar informasi, sepertinya dalam pemilihan OB di kantor gw itu nggak pernah dapetin yang perfect menyandang gelar sebagai seorang Office Boy. Kenapa, karena setelah beberapa kali gonta-ganti OB, ternyata kantor selalu mendapatkan OB yang di bawah standar pekerja, nggak cepet tanggep, pemalas, sok keren, dan oon.

Di sini gw nggak bermaksud untuk merendahkan harkat dan martabat serta pekerjaannya sebagai seorang OB. Tapi kalo dilihat dari hasil kerjanya sey, emang sepertinya dia layak untuk dicaci maki. Kenapa enggak???

Jujur aja neh, di kantor terutama pada malam hari gw akan sangat kesulitan mendapatkan gelas bersih untuk minum. Gw nggak ngerti apa alasannya. Apakah dia terlalu capek untuk membersihkan tumpukan gelas dan piring kotor di sink dapur, atau emang dia sebenernya adalah orang yang jijik-an dengan tumpukan piring dan gelas kotor.

Selain itu sepenglihatan gw, OB yang satu ini amat sangat doyan banget untuk pergi hangout di jam kerjanya. Nggak jelas deh dia pergi kemana??? Dengan jaket kumal, helm hitam dan motor milik Mr. teknisi, dia selalu menghabiskan hari pergi keluar.

Mungkin emang ada tujuan lain atau bahkan emang diminta untuk melakukan sesuatu oleh Bu Boss atau Bu Big Boss, tapi kok yaa malah dia melupakan job desc utamanya sebagai seorang Office Boy.

Gw pernah beberapa kali menemukan dia membatalkan niatnya untuk mengambil tumpukan gelas kotor untuk segera dicucinya. Udah dipegang, diangkat, eeh malah dibalikin lagi ke tempat asalnya. Gw heran sama OB yang satu ini, bener-bener males!!!

Beberapa temen di kantor juga pernah komplain dengan kerjaannya. Contohnya, Miss Linglung yang terpaksa harus menanggung kerugian Rp 25.000 ketika OB sok pinter ini disuruh untuk mengambil uang di sebuah ATM.

Kronologisnya seperti ini: waktu itu si OB ini diminta untuk mengambil atau mentransfer uang ke beberapa nomer rekening BCA. Berhubung rekening yang dituju dan dipunya oleh Miss Linglung adalah BCA, jadi otomatis semua transaksi harus dilakukan melalui bank yang sama.

Tapi dengan bodohnya justru si OB ini melakukan transaksi di ATM bank lain. Alasannya begitu ditanya Miss Linglung, dia hanya menjawab bahwa ketika dalam perjalanan dia kehujanan dan dia menemukan ATM lain selain BCA. Tanpa pikir panjang dan berasumsi bahwa tindakannya ini akan dianggap smart oleh Miss Linglung, akhirnya dia memutuskan untuk melakukan transaksi di ATM selain BCA itu.

Alhasil, Miss Linglung yang mempercayakan proses transaksi itu pada OB ini menjadi marah semarah-marahnya dan kesel sekesel-keselnya. Karena kebodohan si OB ini, terpaksa Miss Linglung yang harus mendapatkan kerugian karena harus membayar sekitar Rp 25.000 atas transaksi yang dilakukan di ATM bank lain.

Tapi gw juga heran kenapa Miss Linglung nggak langsung minta ganti sama OB oon ini??? Mungkin karena Miss Linglung nggak tegaan atau malah merasa tak berdaya untuk menghadapi kebodohan OB yang sok pinter ini.

Tadi siang gw juga sempet nanya-nanya pada Miss PipiKaret mengenai kerjaan si OB ini. Dia juga mengeluhkan mengenai performa OB yang amat sangat payah ini. Menurutnya, hasil kerjaan OB yang satu ini nggak pernah beres, bahkan untuk ruangan sekecil ruangannya aja nggak pernah tersentuh oleh tangan OB untuk membersihkannya.

Selain itu, Miss PipiKaret juga bilang bahwa si OB ini keseringan pergi keluar nggak jelas kemana. Nggak pernah cepet tanggep untuk segera membereskan sesuatu yang kotor. Pokoknya, Miss PipiKaret tampaknya amat sangat nggak suka dengan hasil kerjaan si OB ini.

Oiya, Miss PipiKaret juga pernah bertanya kepada si OB mengapa ID Card yang dia punya itu tertulis ‘Pers’, padahal dia bukan bagian dari penyiar atau reporter di radio ini. Dia hanya seorang OB, bukan penyiar atau reporter. Alasannya sey menurut si OB ini adalah biar nanti suatu saat kalo tertangkap razia lalu lintas, dia bisa berdalih sebagai Pers yang abis meliput hanya dengan menunjukan ID Cardnya. Aneh!!!

Kayanya next time kalo kantor mau merekrut orang untuk menjadi Office Boy, sepertinya harus diadakan audisi pemilihan Office boy dengan berbagai persyaratan standar yang harus ditetapkan terlebih dahulu. Menurut gw sey alesannya adalah biar kita mendapatkan office boy yang rajin bekerja, nggak pernah keluyuran, nggak bego dan oon, nggak bikin susah karena kebodohannya.

It’s My Birthday (Part 3)

Wednesday, February 20th, 2008

Rabu, 20 Februari 2008

Tanggal 20 Februari 2008 ini rasanya menjadi hari terpanjang dalam hidup gw yang mesti dinikmati. Bukan hanya itu, hari ini juga merupakan hari spesial buat diri gw sendiri karena seperti yang udah ditulis di dua postingan sebelumnya bahwa hari ini adalah hari ulang tahun gw yang kesekian dalam hidup gw.

Hari ini di kantor gw melewatinya dengan berbagai ucapan selamat ulang tahun yang gw dapet dari hampir seluruh orang di kantor. Mulai dari Bu Boss yang tiba-tiba memanggil gw ditengah kesibukannya mengecek e-mail, Miss KTM dan Mr. KembangGoyang yang pastinya heboh memberi ucapan sebelum naik panggung CCC, Miss Tee juga ikutan memberi selamat ditengah kesibukannya memilih content. Miss BigSize, Miss Linglung dan Miss PipiKinclong juga nggak mau ketinggalan memberikan ucapan happy b’day buat gw.

Seneng banget deh karena semua orang di kantor masih ada rasa perhatiannya sama gw. Bahkan seperti biasa kalo ada yang ulangtahun, pasti akan ada amplop berisi ucapan dan kalimat bijak dari ‘Yang Maha Kuasa’. Terima kasih temen-temen!!!

Ucapan selamat ulang tahun pun gw dapetkan bukan hanya dari temen-temen kantor, tapi juga dari temen-temen di dunia maya alias di Friendster. Mulai dari yang gw kenal sampe mereka yang hanya kenal lewat FS aja. Dan tentunya dari para pendengar setia gw di radio. Gw juga nggak nyangka bahwa jumlahnya banyak banget yang mengucapkan.

Sebenernya gw terlahir dari keluarga yang biasa aja dan nggak pernah dididik untuk merayakan ulang tahun secara berlebihan. Tapi nyokap gw masih melestarikan sebuah kebiasaan jika ada salah satu anggota keluarganya yang ulang tahun, maka nyokap akan rela berepot-repot ria di dapur untuk sekedar membuat nasi kuning ditambah ayam goreng lengkap sama telor dan juga sambel khas buatan nyokap gw. Dan tadi jam 20.20 pun tradisi keluarga itu kembali lagi dihadirkan khusus untuk gw yang hari ini ulang tahun.

Seperti biasa, sebelum menyantap hidangan spesial buatan nyokap, kita semua kumpul di ruang tamu. Malam ini masih ada seperti biasa bokap, nyokap, kakak gw yang cewek bersama suaminya, dan kedua keponakan gw. Tiap tahun emang selalu ada yang kurang lengkap karena abang gw yang nomer satu tinggal di Malang, jadi nggak memungkinkan untuk memaksa dia hadir malam ini di rumah.

Suasana menjadi haru ketika gw melihat raut wajah nyokap gw yang merasa emang ada yang kurang dari kita. A Pei (alm) emang udah nggak bisa lagi hadir di antara keluarga malam ini. Gw juga merasa ada yang kurang tanpa candaan dan tawa dari dia. Bahkan saat berkumpul seperti ini gw masih aja membayangkan bahwa dia masih bisa berada di rumah ini.

Jujur aja, momen seperti ini adalah momen yang paling gw tunggu di keluarga gw. Kenapa??? Karena setiap orang menyempatkan diri untuk bisa berkumpul dan mendengarkan nasehat dari bokap. Seneng banget!!! Rasanya gw udah lama banget meninggalkan kebiasaan berkumpul dan mendengarkan nasehat dari bokap gw.

Tadi bokap gw nggak terlalu banyak berkata-kata seperti kebiasaannya di masa lalu pada momen yang sama. Gw melihat dia udah semakin menua dan sepertinya udah makin mempercayakan hidup anaknya pada diri mereka masing-masing. Bahkan sepertinya bokap gw juga merindukan kebersamaan dengan keluarga yang lengkap.

Gw melihat dari matanya, meski mungkin dia mencoba untuk menutupinya, bokap gw juga merasa kehilangan sosok abang gw yang biasa hadir di setiap syukuran ulang tahun. Gw tau dia juga merasa bahwa syukuran kali ini terasa nggak lengkap dan emang nggak lengkap tanpa kehadiran abang gw (alm).

Seperti biasa, bokap gw selalu memberikan banyak harapan dan juga doa untuk gw khususnya dan untuk keluarga yang ada. Dia ingin di usia segini gw menjadi seorang pria yang dewasa dan bertanggung jawab terhadap apa yang gw kerjakan, terus semangat dan giat bekerja untuk hidup yang lebih baik, terus memperbaiki diri dan meningkatkan nilai ibadah, dan pengharapan untuk mendapatkan pekerjaan lain.

Dari nyokap, dia ingin bahwa gw jangan pernah meninggalkan yang namanya sholat. Kapan pun dan di mana pun nggak ada alesan untuk meninggalkan sholat. Selain itu dia juga berharap kelak gw bisa menemukan jodoh yang tepat untuk pasangan hidup gw.

Harapan gw pun nggak jauh berbeda. Semoga Allah memudahkan jalan gw untuk meraih itu semua dan mengabulkannya. AMiN …

It’s My Birthday (Part 2)

Wednesday, February 20th, 2008

Rabu, 20 February 2008

Hari ini adalah hari ulang tahun gw yang ke dua puluh sekian. Alhamdulillah, terima kasih yaa Allah diberi umur yang panjang dan semoga bermanfaat untuk gw sendiri dan juga orang lain.

Jujur aja, tadi malem ketika jam menunjukan pukul 00.00 atau selepas siaran late night show, gw sendiri bahkan nggak sempat untuk make some wishes untuk diri gw sendiri. Kenapa??? Karena tadi malam gw harus menggantikan posisi operator Mr. KembangGoyang yang katanya motor miliknya nggak bisa jalan alias mogok. Entah bener atau bohong, yang jelas gw harus fleksibel menggantikannya.

Bahkan sampe jam 4 datang dan dilanjut dikerjain oleh Ibeb pun gw belum sempet memohon untuk hidup gw di usia yang baru aja bertambah ini. Terus, ketika di rumah pun pagi ini gw lebih asyik maen sama dua keponakan gw ketimbang make some wishes.

Di hari ulang tahun gw yang kesekian ini, gw hanya ingin bahwa hidup ini gw bisa berarti bagi orang lain terutama orang-orang yang gw cintai. Gw pengen jadi seseorang yang bisa menjadi kebanggaan bagi keluarga gw.

Selain itu harapan gw di usia yang semakin tua ini (karena gw merasa tua), gw harus menjadi seorang Firman Fauzan yang dewasa baik dalam pemikiran dan sikap, cepat tanggap dan penuh tanggung jawab dalam segala hal. Gw harus memperbaiki diri dan memperbaiki kualitas ibadah gw kepada Yang Maha Kuasa.

Untuk urusan pekerjaan, harapan gw saat ini adalah mendapatkan pekerjaan lain selain sebagai penyiar. Gw sadar gw nggak bisa banyak bergerak dan berkembang kalo hanya terus menerus mengandalkan kemampuan vokal aja di depan mikropon. Kasian otak dan ijazah gw nggak kepake. Jadi, harapan gw tahun ini gw bisa segera mendapatkan pekerjaan lain.

Harapan terbesar gw adalah gw pengen punya sebuah rumah meskipun itu tipe yang mungil. Akan menjadi sebuah kebanggaan pribadi aja kalo gw udah bisa mempunyai rumah sendiri dari hasil keringet gw. terus, pengennya sey bisa melanjutkan kuliah lagi tahun ini. Semoga dananya bisa cepet turun. Amin.

Harapan yang nggak akan pernah terlupa dan terlewat adalah gw berharap selalu diberi kesehatan, kekuatan, keimanan, ketaqwaan, kesabaran, kerukunan dan keteguhan hati dalam menghadapi derasnya persaingan hidup.

Terima kasih untuk temen-temen yang menyempatkan diri mengucapkan selamat ulang tahun untuk gw. Maaf kalo gw nggak bisa membalas lebih. Sekali lagi terima kasih!!!