Gila … Gw Kena Omel Lagi!!!

Rabu, 23 April 2008

Malam ini nggak seperti biasanya gw siaran sendiri. Seharusnya gw siaran berdua dengan Rama di acara yang paling asyik sejagad raya. Berhubung partner siaran gw yang amat sangat concern dengan keberadaan bintang-bintang di wajahnya itu sedang sakit, jadi terpaksa dan amat sangat terpaksa gw harus siaran sendiri.

Sekitar jam 18.35 Rama mengabarkan bahwa dirinya malam ini nggak bisa dateng dan siaran seperti biasanya karena sedang merasa nggak enak badan. Whooaahhh … siaran sendiri lagi dong?! Sebenernya sey gw males banget kalo siaran malam harus sendirian. Bukan apa-apa, terlalu banyak yang harus ditangani kalo siaran sendirian.

Seperti biasa, sebisa mungkin gw harus menyempatkan diri untuk mengistirahatkan tubuh dan jiwa gw sebelum siaran tiba. Lumayanlah tadi gw bisa tidur meskipun hanya sekitar 45 menit. Durasi tidur yang singkat seperti itu cukuplah membuat gw merasa fresh saat siaran, apalagi sore tadi gw menyempatkan diri exercise jadi gw butuh istirahat.

Tadi gw terbangun sekitar jam 20.10. Lalu gw bergegas untuk segera menyantap masakan nyokap lalu kemudian segera mandi. Ternyata perut gw tadi cukup bergejolak sehingga butuh waktu lebih lama di kamar mandi. Fiugghhh … Capek!!!

Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi nggak rapi, gw langsung memanaskan motor sejenak. Tapi kok perasaan hectic dan kacau balau gw rasakan sesaat ketika gw hendak pergi ke kantor malam ini. Gw mencoba meyakinkan diri gw bahwa semuanya akan berjalan lancar dan baik-baik saja. Jadi, sepanjang perjalanan singkat itu gw mencoba untuk tenang.

Gw sampai di kantor jam 20.53, itu berarti tersisa sekitar 7 menit lagi sebelum gw on air. Gw langsung menyalakan komputer di ruang belakang karena gw baru inget kalo gw belom print skrip untuk “Big Band” malam ini. Waah, pasti Dodo bakalan ngamuk-ngamuk kalo gw nggak segera menyelesaikan dan menyerahkan skrip ke dia.

Fiugh … ternyata oh ternyata begitu gw udah buka file yang gw maksud dan menyalakan printer, nggak taunya si printer busuk itu masih ada order untuk mencetak file milik orang yang make komputer itu  sebelum gw. Niat hati ingin berlomba dengan waktu, ternyata nggak didukung oleh peralatan yang justru makin membuat gw jadi runyam malam ini.

Begitu gw melihat jam yang berdetak, ternyata sudah menunjukan menit ke 58 dari jam 8 malam. Bodo amat deh dengan kertas skrip yang nanggung nggak jadi, yang terpenting gw harus siaran dulu. Akhirnya dengan perasaan tanpa dosa gw meninggalkan ruang sempit itu untuk segera menuju studio.

Setibanya di ruang siaran gw udah disambut jutek oleh 2 penyiar sebelumnya. Yang satu nanyain masalah skrip “Big Band” yang harus jadi sampe dengan hari Sabtu nanti, sementara yang satu lagi yang juga berperan sebagai produser udah pasang muka jutek begitu menanyakan tentang keberadaan partner siaran gw malam ini. Buset dah, baru mau mulai siaran udah dibombardir pertanyaan sekaligus tampang jutek mereka. Pada nggak tau apa gw lagi keribet-ribetan dengan diri gw sendiri malam ini?

Emang bener, jika terlalu sering siaran duet akan mengakibatkan penyiar - khususnya gw - nggak bisa konsentrasi dengan pekerjaannya, apalagi ditambah sisipan acara komersil yang mengharuskan gw teriak-teriak nggak jelas!!! Makin runyam aja hidup gw.

Paruh pertama siaran gw malam ini dilewati dengan setengah keyakinan akibat ketidakyakinan dan ketidaksiapan gw dalam membawakan acara ini sendirian. Semuanya berjalan lancar. Kalo kata banyak penghibur: “Whatever it takes, the show must go on!!! Yes, I go on my way!!!”

Tapi masa setengah indah dan nyaman itu lalu kemudian berubah menjadi ketegangan dan kacau balau mana kala gw membaca sebuah SMS dari bu Boss. Inti dari SMS itu adalah gw nggak boleh memainkan lagu lain selain lagu yang udah disediakan oleh playlist otomatis di komputer.

Damned!!! Mendadak siaran gw jadi hilang arah. Nggak lama kemudian mbah Kucir datang ke ruang siaran sambil memegang sebuah handphone. Berhubung gw sedang on air, gw merasa terganggu juga dengan kehadirannya di ruang siaran yang hanya bertelanjang dada dan aroma balsem yang menyengat sambil duduk merangkak. Ternyata oh ternyata, dirinya sedang terhubung dengan bu Boss. Begitu gw selesai ngomong, barulah mbah Kucir menyerahkan handphonenya itu ke gw.

Saat handphone gw genggam, muncul perasaan kacau balau diselingi dengan rasa khawatir dan takut jika apa yang gw lakukan malam ini adalah salah dan berakibat fatal bagi gw maupun bu Boss. Yup, bu Boss langsung membombardir gw dengan pertanyaan kenapa gw memainkan lagu dari hasil find folder, kenapa gw nggak pake otomatisasi playlist, dan kenapa begini kenapa begitu?! Dia juga menjelaskan bahwa siaran gw malam ini sedang dipantau oleh Yang Maha Kuasa.

Gw yang makin kacau saat siaran tadi hanya bisa menjawab jujur bahwa gw emang memainkan lagu dari hasil find folder dan mengkombinasi dengan lagi di playlist. Alasannya karena di dalam playlist terdapat beberapa lagu dari penyanyi yang sama dan pastinya request dari pendengar. Salahkah diriku??? Mungkin yang menjadi salah adalah gw memainkan lagu yang amat sangat jarang bahkan nggak pernah diputar dan nggak memainkan sepenuhnya lagu dari playlist.

Selepas bicara dengan bu Boss melalui media handphone, gw malah langsung diberi “omelan” juga dari mbah Kucir. Dia bilang kita sebagai penyiar harus taat pada otomatisasi playlist yang tersedia. (seakan-akan playlist busuk itu Tuhan segala umat!!!) Terus dia juga menjelaskan bagaimana cara mengganti lagu jika terdapat beberapa lagu dari penyanyi yang sama di playlist tersebut. Dalam hati gw berkata: “Hallah, nggak usah dikasih tau sambil marah-marah gw juga tau!!! Lagian folder yang ditunjukin juga buka folder untuk acara gw!!! Semuanya udah gw susun!!!”

Berhubung malam ini siaran gw didengar oleh Yang Maha Kuasa dan langsung mengorder bu Boss untuk ‘mengingatkan’ gw sebagai anak buahnya yang telah berbuat salah, jadi timbul kekhawatiran dan rasa takut untuk berbuat salah lagi.

Pada percakapan singkat lewat ponsel itu bu Boss meminta gw untuk memainkan lagu-lagu hanya dari playlist. Selain itu dia juga meminta gw untuk membuat laporan tertulis atas daftar lagu yang gw mainkan malam ini. Lembar laporannya diserahkan besok pagi di mejanya.

Ooouugghhh … lengkaplah sudah kekacauan dalam diri gw malam ini!!! What’s gonna happen to me in the day after today??? Just wait for another post!!!

Leave a Reply