Archive for June, 2008

Questions: Tell Me What You Know About These??? (Part 4)

Friday, June 6th, 2008

Hobby Yang Bikin Loe Selalu Tergila-gila & Nggak Pernah Loe Tinggalin???
>>> Gw dari kecil amat sangat freaks banget sama yang namanya radio. Anytime, anywhere gw selalu menyempatkan diri untuk mendengarkan siaran penyiar favorit gw. Inget, musik bagi gw adalah nomer dua saat mendengarkan radio, sementara penyiar adalah nomer satu yang patut gw tunggu setiap comment-nya!!!

Ada Nggak Temen Yang Seirama Dengan Hobby Loe???
>>> Whooaahh … gw jadi teringat pada sosok seorang teman di masa SMA dulu, dia adalah Nia. Dia itu sama gilanya dengan gw bahkan lebih gila sedikit kalo urusan mendengarkan acara radio favorit terutama SiaPP punya Prambors. Dulu kita pernah berkomplot untuk mensukseskan misi kita supaya menang berbagai kuis di beberapa radio. Emang sey kita menang, tapi khan jatah hadiahnya jadi harus dibagi dua. Sayang Nia sekarang udah nggak ada lagi, jadi dia nggak pernah tau kalo temen deketnya yang gila radio ini udah jadi penyiar radio di Jakarta

Menurut Loe Apa Bedanya Penyiar Jaman Sekarang Dengan Penyiar Jaman Dulu???
>>> Penyiar jaman dulu pasti selalu diidentikan dengan golden voice, serak-serak basah dan comment yang panjang melebar. Saat ini masih juga bisa ditemui di berbagai radio di Jakarta khususnya, tapi selera golden voice udah makin ditinggalkan. Sementara penyiar jaman sekarang lebih mengutamakan kegokilan yang sok gaul dalam membentuk air personality-nya. Selain itu gw menilai bahwa sekarang bukan saatnya untuk mendengarkan penyiar ngomong tapi saatnya mendengarkan lagu-lagu popular.

Bagaimana Menurut Loe Dengan Radio Yang Punya Konsep Penyiar Hanya Mengantarkan / Memutarkan Lagu Aja???
>>> Whoaah … jadi inget salah satu radio baru di Jakarta yang belakangan booming dengan konsep penyiar bicara singkat lalu mengantarkan lagu-lagu. Menurut gw yaa … apa gunanya mereka berstatus sebagai penyiar tapi nggak diperbolehkan ngomong banyak??? Durasi talk emang harus tetep ada agar menjamin mendengar nggak bosen atau malah meninggalkan radio itu, tapi kalo si penyiar hanya ngomong beberapa detik untuk keperluan mengantarkan lagu aja mah sama aja boong mending jadi operator aja dan nggak usah siaran!!!

Terus, Konsep Radio Ideal Menurut Loe Seperti Apa???
>>> Sebenernya ini kembali lagi kepada itung-itungan bisnis, selera dan idealis si pemilik radio beserta tim kreatifnya. Kalo menurut gw sey idealnya radio show itu harus memuat suara-suara penyiarnya sebagai daya tarik utama dari radio tersebut. Nggak boleh kelebihan atau kekurangan durasi talk, seimbanglah sama seperti yang diterapkan di radio tempat gw siaran.

Acara Radio Favorit Loe Apa Aja Sey???
>>>    FeMale: Love Songs, You’ve Got A Friend
>>>    Prambors: SiaPP, DJ Kamoe, Pojokan Mendut, Safari Sore, Weekly Top 40,
         Repetoar, Balada Cinta Ramadhan, BOMP, Catatan Malam Hari, The List
>>>    Ria FM: Melly Funky Show, Nightmare Story, Sex Files
>>>    Pop FM: ATM, BBM, CasCisCus, Basukaria, Macho
>>>    Otomotion: Morning Machine
>>>    Kisi FM Bogor: Jalur Kisi By Request, Top 40
>>>    I Radio: Pelangi

Apa Sey Acara Radio Favorit Yang Mesti Loe Denger??? Apa Alesannya???
>>> SiaPP di era tahun 2001 – 2003. Ini acara wajib semua anak SMA angaktan gw!!! Kenapa??? Karena gw tergila-gila banget sama bu Ayam a.k.a. Venna Anisa yang selalu mengguncangkan pagi Jakarta dengan candaan khasnya yang didukung dengan pak ayam cadel a.k.a. Daniel Rahmad. Pokoknya tiap pagi wajib dengerin SiaPP sampe rela-rela telat dateng ke sekolah biar bisa denger full sampe closing.
>>> You’ve Got A Friend –  masih ada di FeMale. Gw suka banget dengan pembawaan Rudi Dahlan yang cool, smart dan nggak menggurui pendengarnya. Selain itu emang suaranya pas banget didenger di malam hari.
>>> Balada Cinta Ramadhan. Ini adalah sandiwara radio khas Prambors yang disajikan tiga puluh menit sebelum buka puasa. Selain ceritanya anak muda banget, pastinya yang ditunggu-tunggu adalah sesi kuis yang hadiahnya bisa mencapai Rp 400.000 tiap harinya. Oia, gw punya rekaman komplit BCR tahun 2006 lho dan beberapa kali menang kuisnya!!!
>>> Sex Files – tahun 1999. Ini adalah acara yang paling fenomenal di Ria FM yang gw rasa patut ditunggu oleh jutaan kuping anak muda di Jakarta pada hari Jumat malam. Konsepnya menyajikan pengalaman bercinta yang diceritakan langsung oleh pendengar via telepon. Dulu waktu gw denger acara ini kudu ngumpet-ngumpet secara gw masih SMP aja gitu!!!
>>> Melly Funky Show – Ria FM tahun 1999-2002. Duh, acara ini gilanya pool-poolan!!! Duet antara Melly Manuhutu dengan Reynaldy Wirya udah kaya nonton lenong bocah yang selalu rame!!! Sesi acara yang paling gw suka adalah “Unforgettable Stooooorriiieees …”
>>> DJ Kamoe – tahun 2001-2004. Kayanya ini adalah acara paling diidam-idamkan oleh semua kawula muda Prambors yang masih sekolah di jaman itu deh. Di sini ada kesempatan untuk kawula muda Prambors untuk menjajal kemampuannya menjadi DJ (baca: penyiar) di Prambors. Duh, susahnya untuk bergabung di sini secara Prambors amat sangat selektif dan lebih mementingkan gengsi sekolah yang dipilih. Padahal mereka yang terpilih suaranya amburadul semua.
>>> Prambors Top 40. Di era tahun 1996 – 2005 gw amat sangat rajin mengikuti perkembangan lagu di Prambors Top 40. Persaingannya amat sangat ketat dan naik-turunnya itu amat sangat sadis yang sepertinya hanya berdasarkan selera sang music director bukan selera pasar (bahkan sampe sekarang). Dulu, saking rajinnya sampe-sampe gw hafal semua urutan pada minggu itu karena semuanya gw catet. Gw juga kemudian membuat sendiri chart berdasarkan lagu-lagu yang gw suka aja.
>>> Nightmare Stories – Ria/RiaPop/PopFM tahun 1999-2007. Ini adalah acara serem-seraman karena sepanjang acara kita disajikan banyak cerita serem dari pendengar yang berinteraksi langsung melalui jalur telepon. Suasana tegang, seram dan menakutkan berhasil dibangun karena didukung oleh sound effect dan backsound yang setan banget!!!

Wah, Banyak Banget Yaa???
>>> Maklum, gw ini tipikal pendengar setia di acara-acara yang gw suka. Sebenernya masih banyak lagi tapi gw lupa nama acaranya!!!

Siapa Sey Penyiar Favorit Loe Dari Masa Ke Masa???

>>> Rudi Dahlan, Venna Annisa, Yudha Perdana, Imam Wibowo, Reynaldy Wirya, Fauzan Zaman, Angga, Ben Casavanie, Adhi Nugroho, Fla Pricillia, Anggia Kharisma, Joe Danu, To-Chi, Antry, Anita Martha, Elki Arcadia, Irvan Ikhsan, Rally Marina, Achie Suherman.

Apa Impian Untuk Karir Loe di Radio???
>>> Well, sebenernya impian gw udah tercapai untuk menjadi seorang penyiar radio meski nggak kondang-kondang amat karena acaranya nggak match sama gw. Selain itu setidaknya dalam karir gw yang baru seumur pohon singkong ini gw udah merasakan duet dengan penyiar favorit gw waktu jaman gw SMA dulu – Aldy Wirya – di satu acara yang turut melambungkan nama gw di era tahun 2006 – 2007. Impian terbesar gw lainnya di dunia radio adalah memiliki sebuah radio show dengan konsep yang hampir sama dengan apa yang Rudi Dahlan punya di “You’ve Got A Friend”!!!

Rencana Berikutnya???
>>> Membiarkan diri gw membuka pandangan untuk melihat kesempatan lain yang lebih baik dari yang ada sekarang.

When I Open Up My Eyes There’s a Brand New Day With You

Wednesday, June 4th, 2008

When I Open Up My Eyes There’s a Brand New Day With You

Aku Jatuh Cinta …

Tuesday, June 3rd, 2008

Aku hanya ingin bilang bahwa saat ini aku tengah dilanda cinta.
Aku harus mengakui bahwa saat ini aku sedang jatuh cinta.
Dia membuat aku jatuh cinta …

Cinta … Cinta … Cinta …
Aku jatuh cinta padanya …

Aaaahhh … Kok Semua Pekerjaan di Hari Senin Selalu Menyebalkan???

Monday, June 2nd, 2008

Aaaahhh … Kok Semua Pekerjaan di Hari Senin Selalu Menyebalkan???

Dua Tahun Tanpa Pencerahan

Sunday, June 1st, 2008

Minggu, 1 Juni 2008

Nggak terasa tanggal 1 Juni kembali lagi datang menghampiri gw. Mencoba sedikit mengingat dan memutar kembali kenangan masa lalu, setidaknya pada kejadian beberapa tahun silam. Gw mendapati bahwa ternyata tanggal 1 Juni 2008 ini udah genap bergulir dua tahun usia karir gw di dunia penyiaran radio, khususnya di CPP RadioNet.

Lalu pertanyaannya, perubahan apa yang telah terjadi pada hidup dan karir gw di tahun ke dua yang telah gw jalani ini??? Apakah ada perubahan yang bisa dinilai secara angka hitungan pasti atau besaran gaji yang kian melambung??? Apakah ada kejelasan mengenai kelanjutan hidup gw di radio yang katanya (berambisi) jadi nomer satu ini??? Apakah menjadi seorang penyiar radio merupakan panggilan hidup gw??? Apakah menjadi seorang penyiar radio akan mampu menopang biaya hidup yang semakin hari semakin mahal???

Well, gw sendiri bingung harus mengungkapkannya seperti apa dan bagaimana??? Dua tahun menurut gw adalah waktu yang cukup untuk gw belajar di dunia penyiaran. Gw udah capek dengan segala aktifitas membosankan di balik mikropon. Gw udah capek menjadi sosok orang lain yang nyatanya itu bukanlah gw sebenernya. Gw hanya bersembunyi di balik tekanan penguasa yang menginginkan gw untuk menjadi sosok periang dengan nada-nada tinggi yang sulit dijangkau.

Emang sey gw merasa bahwa tahun kedua yang udah berhasil gw lewati ini telah memberikan banyak pengalaman baru dan seru buat gw. Namun semuanya tetep berujung pada kebosanan yang amat sangat. Mungkin ini merupakan jawaban bahwa menjadi penyiar radio sebenernya bukanlah panggilan jiwa dari seorang Firman Fauzan. Gw hanya mengikuti ego gw semata yang beranggapan bahwa daripada nganggur mending ambil aja kerjaan yang ada.

Kecewa pada diri gw sendiri??? Sepertinya sey emang begitu. Kalo aja waktu tahun 2006 itu gw nggak mengikuti bujukan mantan pacar yang paling gw benci itu, paling nggak gw juga bisa meraih pekerjaan lain yang statusnya jauh lebih jelas dengan penghasilan jauh lebih baik. Cuma karena dia terlalu kuat menahan keinginan gw untuk maju di tempat lain sehingga sampai saat ini gw tersangkut dalam ketidakpastian yang mesti gw tanggung selama dua tahun ini.

Lalu, kecewa pada perusahaan juga??? Well, I think so!!! Dua tahun ini gw merasa bagaikan kelinci percobaan yang bisa dites di sini atau di sana. Gw juga merasa seperti sebuah robot yang harus bisa standby 24 jam tanpa peduli kelelahan atau butuh istirahat. Ide kreatif hanyalah sebagai penentu deadline dan pengisi laporan sang penguasa kantor tanpa adanya penghargaan ataupun manfaat lebih untuk pekerjanya. Pekerjaan partai besar dengan bayaran paket super duper hemat plus irit medit. Fasilitas kantor yang amat sangat minim dan amat sangat tertinggal bila dibandingkan dengan tempat lain di Jakarta Raya ini.

Gw bingung, sebenernya tempat gw kerja ini mau menghargai pekerjanya atau nggak sey??? Pelit kok sampe ke udel-udelnya?! Gw masih inget betapa kecewanya gw ketika mengetahui besaran uang yang ditransfer ke rekening gw saat gw udah menjalankan kewajiban siaran gw di hari pertama Idul Fitri. Pengorbanan besar yang hanya dibayar sejumlah Rupiah yang nggak seberapa nilainya. Boro-boro uang tunjangan hari raya (THR), transferan piket hari raya aja nggak cukup buat beli parcel!!! Rela berkorban di saat orang lain menikmati kebersamaan dengan keluarga, sementara gw dan beberapa teman lainnya stuck di ruang sempit itu menciptakan dunia sendiri.

Dua tahun tanpa status yang nggak jelas membuat gw harus memikirkan kembali apa yang bisa gw dapatkan dari ketidakjelasan status ini. Nggak mungkin khan gw terus menerus mempertahankan pekerjaan yang gengsinya nanggung ini?! Dua tahun pula gw merasa nggak ada peningkatan kesejahteraan meskipun itu jumlahnya sedikit. Emang sey ada tambahan melimpah ini-itu, tapi itu khan bukan dari siaran pokok.

Fiugh … Jangan khan peduli dengan kenaikan BBM dan harga-harga lainnya, peduli sama karyawannya aja nggak ada!!! Gw udah mengalami kenaikan harga beberapa kali namun nggak ada pemikiran ataupun keputusan manajemen untuk menaikan sedikit aja dari besaran gaji gw dan karyawan lainnya. Hal yang sama bahkan dialami oleh seorang teman yang udah bekerja lebih dari 4 tahun, namun dia lebih sabar dari gw.

Bukan bermaksud sombong, merendahkan diri atau melecehkan pekerjaan, tapi gw merasa bahwa pekerjaan yang gw jalani saat ini sepertinya nggak akan mampu menopang hidup gw dalam jangka waktu lama. Jenjang karir yang hanya terpaku pada manager program di setiap station (meskipun ada tingkatan yang lebih tinggi lagi di setiap regional), pembayaran dengan sistem paket agar jadi murah, serta keengganan manajemen untuk membuka diri terhadap media partner lainnya membuat gw merasa nggak yakin ini akan menjadi lahan untuk gw hidup.

Aneh tapi nyata, dan gw harus percaya bahwa setiap bisnis harus bisa menguntungkan. Meskipun semua program harus diberanguskan, yang namanya keuntungan bisnis itu akan tetap jadi nomer satu. Itulah yang terjadi satu setengah tahun belakangan ini. Banyak sekali program-program menarik terpaksa harus dihilangkan dan digantikan dengan program-program komersil yang menawarkan iming-iming dan pembodohan massal. Tolong coba mengerti sendiri. Gw males jelasinnya karena terlalu panjang.

Gw jadi teringat pada kumpulan dialog di FTV “Ujang Pantry 2” yang menyebutkan bahwa: “Manajemen tengah dan atas itu jauh lebih menguntungkan karena mereka adalah otak dan kreatifitas penghasil uang. Sementara pekerja tingkatan bawah itu hanyalah jari pelaksana yang tidak menghasilkan uang lebih. Jadi meskipun mereka dikeluarkan, maka akan gampang mencari penggantinya.”

Mungkin prinsip itulah yang selalu digunakan sang penguasa beberapa tahun ini. Prinsip-prinsip itu melahirkan credo-credo baru yang harus selalu diterapkan: Business is still business. Don’t care about the employees, but care about the amount of money to get.

Di penghujung tahun kedua ini, ketidakjelasan kembali lagi terjadi pada gw. Sebulan tanpa kejelasan kapan gw diijinkan untuk siaran kembali. Pertanyaan itu yang selalu muncul di benak gw. Awalnya gw pikir ini hanya akan berlangsung selama seminggu aja, tapi sampe satu bulan ini nggak ada progres berarti untuk gw. Mungkin gw harus menunggu sampe dua bulan, tiga bulan, empat bulan, atau emang sengaja biar gw sekalian mengundurkan diri???

Dua tahun tanpa pencerahan, itulah kesimpulan gw untuk tahun kedua yang gw jalani di kantor ini. Semuanya terasa hambar, gelap, diam di tempat dan hanya termakan oleh kesombongan diri sendiri di dalam kandang sendiri. Orang yang punya kuasa hanya pura-pura mendengar lalu memberikan teori tentang kebenaran. Terkungkung oleh aturan-aturan yang nggak masuk akal, terbatasnya jaringan yang dimiliki hingga ketidakberdayaan melobby berbagai pihak yang selalu terjadi di dalamnya.

Whoaaaahhh … that’s what i called "SUCK!!!"

Cerita Hari Sabtu Kemaren

Sunday, June 1st, 2008

PERHATIAN: Tulisan di blog ini adalah cerita dari hari Sabtu kemarin. Sebenernya udah diposting pada hari yang sama tapi karena koneksi internet tiba-tiba mati karena mati listrik jadi gagal posting di tanggal seharusnya.

Sabtu, 31 Mei 2008

Hari Sabtu lagi-lagi dateng menghampiri hidup gw!!! Tapi lagi-lagi hari Sabtu ini menjadi hari yang biasa aja karena hidup gw makin nggak lengkap semenjak gw menyandang status sebagai “The Freshest Handsome Single Man of The Month”!!! Duh kasihan banget sey Firman Fauzan, ganteng-ganteng kok jomblo!!! Weits, biar jomblo asal happy happy joy joy!!!

Akhir pekan di akhir bulan Mei ini emang terasa menyakitkan buat gw!!! Udah jomblo, rencana ketemuan sama mantan pacar gagal, dan gw nggak ngerti deh apakah jumlah di account gw udah bertambah atau malah masih stuck di angka yang sama?! Yaa … mudah-mudahan sey ada perubahan yang significant tanpa harus dipotong gara-gara gw rajin membiarkan absent gw kosong.

Oiya, sekedar informasi buat loe bahwa hari Sabtu ini gw habiskan waktu untuk bales dendam tidur!!! Pokoknya cerita di blog ini diawali dengan puasnya gw membalas segala kekalahan tidur gw selama satu minggu belakangan. Bodo amat deh orang mau bilang apa?! Mau bilang rejekinya nanti bakalan dipatok ayam kek, ato makin gendut aja tuh perut gara-gara doyan molor?! Terserah!!! Lagian juga sebelum ayam-ayam ganjen itu bangun dan membangunkan orang tidur, gw udah cari duit duluan di kantor tengah malem buta!!!

Singkat kata singkat cerita bahwa kemudian gw terbangun tepat di pukul 14.30 waktu kamar gw yang mulai memanas. Gw lupa tadi gw terbangun gara-gara apa?! Tapi yang jelas gw langsung buru-buru ke kamar mandi karena inget tadi pagi waktu mau bobo gw pengen kencing nggak jadi gara-gara nggak tahan ngantuk. Akhirnya aku biarkan air limbah domestik buatan diri sendiri itu mengalir deras dari pancurannya!!!

Setelah melepaskan hasrat, kemudian gw mengisi kembali tangki yang udah menipis. Seperti biasa, bangun tidur pasti gw akan segera menegak dua gelas air bening. Kalo kata iklan Pocari Sweat bilang bahwa saat tidur kita kekurang cairan tubuh, jadi kita memerlukan carian yang mengandung ion. Pengganti cairan tubuh tersebut bisa didapat dari Pocari Sweat. Tapi gw nggak percaya tuh sama iklan itu!!! Pernah suatu kali gw mencobanya, tapi yang ada malah nggak lama kemudian perut gw jadi sakit dan lalu mencret-mencret!!! Tolong pertanggung-jawabannya yaa Pocari Sweat!!!

Oke, lupakan Pocari Sweat dan lupakan mencret-mencret!!! Mari sekarang kita beralih ke cerita berikutnya!!! Ini adalah kesempatan yang amat sangat langka sekali dalam hidup gw selama beberapa tahun ini!!! Apa sey maksudnya??? Begini, akhirnya hari Sabtu ini gw bisa juga menyempatkan diri untuk menonton sederatan acara di TV. Mulai dari acara jalan-jalan, wisata kuliner, gossip, talent show sampe reality show yang masih dipertanyakan kebenarannya!!!

Sebenernya gw nggak terlalu peduli dengan konten dari setiap acara yang gw tonton, yang penting adalah sisa hari Sabtu ini terisi dengan baik dan benar!!! Tapi dari sekian banyak acara yang gw tonton, gw lebih memilih tayangan Histeria Mamamia 2008. Kenapa??? Karena menurut gw dari segi vokal para finalisnya itu menunjukan kualitas vokal yang jauh lebih baik dan keren dibandingkan dengan finalis cewek di Indonesian Idol 2008. Indonesian Idol sekarang mah nggak ada apa-apanya!!! Yang patut jadi juara menurut gw hanyalah si Aris aja!!! Yang laen??? Gw rasa mereka hanya ‘titipan’ aja!!!

Nggak lama gw nonton tivi, eeh ternyata Ibeb nelpon gw!!! Dia menanyakan ada apa gw nelpon dia tadi??? Whoaah … rupanya dia mencoba membangunkan macan garong yang lagi enak nonton tivi!!! Dengan penuh emosi gw marah-marah karena dia ternyata nggak ngerti juga bahwa gw udah rela membatalkan semua acara demi ketemu lagi dengan dia. Tapi ya sudahlah, mau diapain lagi?! Mau marah yaa udah nggak guna juga secara dia udah bukan pacar gw lagi, mau ngambek terus ngancem ini-itu takutnya dia kapok pernah punya pacar ganteng tapi kaya preman!!!

Fiugh … lelah, letih, lesu deeeehhh!!!

Anyway, cerita hari Sabtu ini masih berlanjut!!! Jangan capek dulu yah!!! Kalo udah keburu capek, boleh deh istirahat dulu sambil ngopi-ngopi ato mesen Indomie rebus pake telor plus cabe rawit dan sawi di warung Indomie!!! Kalo nggak punya duit lebih untuk beli Indomie rebus, boleh deh ngopi-ngopi doang ato ngutang sekalian juga boleh!!!

Sore menjelang malam tadi nyokap meminta gw untuk membeli beberapa bahan pembuat kue. Beliau mau membuat kue untuk keperluan acara tahlilan besok di rumah. Yang mesti gw beli adalah: 3 kaleng susu Indomilk putih, 1 blok keju Kraft, 1 botol VX, 1 botol Cream of Tar Tar, 1 ons kismis dan 1 ons kenari kupas. Whoaah … ribet!!!

Tadinya gw mau berangkat sendirian ke Carrefour atau tempat lainnya, tapi berhubung mas Fajar – abang ipar gw – bilang mau beli minyak goreng di Hypermart atau Giant jadi gw sekalian ikut jalan bareng dia. Khan lumayan itung-itung irit waktu dan menghilangkan sejumlah ongkos!!!

Jadilah kita berangkat ke ITC Depok dengan tujuan utama adalah Carrefour. Kita di sini adalah gw, mas Fajar, Darryl dan Darren. Whoaahh … ternyata lucu juga pergi ke suatu tempat naek motor berempat, dua orang dewasa dan dua balita. Emang dasar si Darryl dan Darren udah cinta mati sama perjalanan naik motor, so sepanjang perjalanan mereka terus aja ngoceh menanggapi apa yang mereka lihat saat itu.

Sesampainya di ITC Depok kita langsung menyerbu Carrefour yang terletak di lantai 1. Dengan sigap pula kedua bocah kecil ini langsung naik ke dalam troli berukuran besar. Yaa … itung-itung meminimalisir keaktifan mereka dalam berkeliaran di ruang bebas. Mereka tampaknya amat sangat menikmati wisata belanja dari dalam troli yang terus bergulir mengitari seluruh Carrefour yang punya dua tingkat ini.

Ada satu kejadian yang membuat gw tertawa kegirangan saat seorang ibu berumur sekitar 60 tahun melihat dan menyapa Darryl dan Darren. Dengan suara keras dan mata terbelalak dia menanyakan: “Whoaah … anak kembar yaa???” Sontak semua orang di antara kerumunan melihat penampakan dua bocah yang sama-sama berambut polos plontos dan baju yang hampir serupa namun beda warna.

Whoahahaha … gw bener-bener ketawa kegirangan saat mendengar pertanyaan singkat, padat dan jelas itu??? Secara gw adalah Om dari kedua bocah botak itu yang juga turut andil memberi nama mereka, jadinya gw ketawa aja dan merasa lucu kenapa dua keponakan gw ini dibilang kembar.

Perlu dijelaskan di sini bahwa Darryl pada tanggal 17 Juli 2008 mendatang akan berumur 4 tahun, sementara Darren pada tanggal 15 Juli 2008 mendatang akan berumur 3 tahun. Jadi, jelas mereka beda setahun dalam umur kelahiran. Emang sey, dengan nama dan tanggal lahir yang hampir sama didukung dengan beberapa faktor pendukung lainnya membuat tampilan mereka layaknya dua anak kembar. But, it’s ok if some people call them twin brothers!!!

Mari kita hentikan perdebatan mengenai anak kembar!!!

Duh, emang dasar ribet kalo belanja ke supermarket harus membawa dua bocah super aktif ini. Bawaannya takut mereka mecahin barang atau hilang di tengah kerumunan aja!!! Jadi ini adalah pengalaman pertama gw berbelanja di supermarket besar dengan membawa 2 bocah super duper aktif.

Setelah troli mulai dipenuhi dengan barang belanjaan untuk keperluan acara tahlilan besok, akhirnya Duo D dengan rela melepaskan troli itu dan memilih untuk jalan. Baguslah, jadi gw nggak perlu capek mendorong troli dengan beban lebih dari 50 kilo. Namun ternyata kerepotan makin menjadi karena mereka lebih leluasa berkeliaran di area perbelanjaan ini. Fiugh … cape …

Seperti kebanyakan anak kecil lainnya, acara memilih mainan adalah saat yang paling dinantikan. Dan ini terjadi pada Darryl dan Darren. Repot deh yaa punya anak kecil, kemauannya banyak banget!!! Yang ini maunya itu, yang itu maunya ini!!! Puuuyeeengg!!!

Dari acara pilih-pilih maenan inilah gw mendapatkan satu pelajaran bahwa menghadapi anak kecil itu harus dengan kesabaran dan keikhlasan. Selain itu juga gw mendapati bahwa ternyata anak kecil itu terlalu gampang dipengaruhi apalagi kalo diberi pilihan yang tampaknya jauh lebih menarik ketimbang barang sebelumnya.

Oiya, setelah acara memilih maenan kita melanjutkan perjalanan wisata belanja ke segala penjuru Carrefour. Hingga akhirnya kita singgah di sebuah pojokan yang berisi kumpulan binatang peliharaan dan juga perlengkapannya. It’s fun, apalagi kalo lihat segerombolan hamster yang lagi maen kucing-kucingan di dalam kadang kacanya.

Everything’s happened in here. Darren begitu exited terhadap kelinci yang dia lihat di dalam kandangnya. Whoaahhh … emang lucu juga sey kelinci-kelinci itu, tapi kok mahal yaa??? Untuk seekor kelinci dihargai Rp 29.900, sementara kandangnya dihargai mulai dari harga Rp 49.900 hingga Rp 249.000.Gw nggak tau apakah harga itu terlalu mahal atau malah lebih murah jika dibandingkan di pasar-pasar.

Di sini gw menangkap sinyal bahwa seorang Darren Zaky Nurhamzah yang baru akan berumur 3 tahun itu amat sangat cinta pada binatang. Emang sey, sebelumnya gw juga tau bahwa dia amat sangat nggak rela kalo liat seekor kucing dipegang dengan tidak layak atau malah dianiaya. Akhirnya dipilihlah dua kelinci berwarna hitam dan putih beserta kandang dan juga pakannya.

Si kelinci putih diberi nama Bobby, sementara si kelinci hitam diberi nama Si Manis. Kira-kira si Bobby sama si Manis bakalan betah dan tumbuh gede nggak ya dengan perlakuan anak kecil yang kadang suka seenaknya??? Semoga aja sey jiwa cinta mahluk sesama membuat kedua kelinci ini merasa nyaman di rumah barunya.